Saat Ekstrim Kanan menikahi Ekstrim Kiri lahirlah "Ideologi Semangka"

Bekasi (Indonesia Mandiri) - Konsep Dua Kutub Ekstrim ini, seolah kita sudah nyaman menggunakannya dalam telaahan ilmiah, yang berhubungan dengan infiltrasi nilai-nilai asing untuk mengecoh Pancasila, sebagai satu-satunya ideologi yang memiliki nilai-nilai hasil penggalian nilai-nilai Leluhur kita sendiri. Dibanding ideologi manapun yang dibuat berdasarkan hasil pemikiran segelintir manusia.

Kalau kita analogikan Ektrim Kanan misalnya Mesin Mobil, sedangkan Ekstrim kiri itu misalnya Pintu Mobil, sekilas mereka memang berhubungan, tetapi secara esensial mereka tidak dapat dibandingkan. Keduanya tidak memiliki fungsi yang sama dalam penerapannya, mereka adalah bagian dari Mobil itu sendiri. Bahkan ada yang yang menjadi bagian vital, dan ada yang hanya sebagai bagian pelengkap saja.

Pertanyaannya mengapa kita tidak memperbandingkan Agama dengan Agama saja, dan Ideologi dengan Ideologi saja. Hal ini sudah terjadi sejak perang dingin, dimana kaum Kapitalis / Liberal mencuri start untuk lepas dari perseteruan, dan menjadi penonton perseteruan negara-negara musuhnya.

Di lain pihak, Soekarno yang Jenius sebenarnnya juga ingin menghalau starttersebut, dengan NasAKom vs Kapitalis/Lieberal, tetapi karena konsep tersebut mungkin beliau pikirkan hanya seorang diri tanpa bantuan pemikiran orang lain - yang mungkin kelak dapat menjadi second opinion, sehingga secara taktis kalah dalam menembus pasar.

Di sisi lain Kapitalis/Liberal lebih jeli melihat "Sensitifitas Produk Politik" yang laku dipasaran, dimana Komunis dihadapkan dengan Agama, selanjutnya Komunis diopinikan sebagai idelogi yang anti Tuhan, Maka, produk Soekarno kalah laris dengan produk Agitasi Propaganda Kapitallis/Lieberal, yang pada akhirnya membuat keterpurukan Soekarno Sang Proklamator Bangsa Indonesia yang anti Kapitalis/Lieberal tersebut.

Perkawinan Ekstrim Kanan dan Ekstrim kiri yang menumbuh kembangkan Semangka (Kulitnya Hijau dalamnya Merah), tidak serta merta dapat dianalisa secara runut dalam kosa kata, tetapi dapat lebih jeli lagi melihatnya siapa menggunakan siapa?

Terlalu njelimet kalau harus diterangkan dalam tulisan, tetapi singkat kata, dalam politik selalu ada terminologi yang diciptakan untuk membuat dua sisi mata uang yang berbeda, untuk kepentingan Agitasi Propaganda. Menjawab pertanyaan di atas, ternyata yang dahulu Ekstrim Kanan vs Ekstrim Kiri atau saling bermusuhan, kini mereka menikah dan menghasilkan anak yang lebih radikal dibanding kedua orang tuanya.

Di lain pihak, ternyata salah satu orang tua yang fanatik buta terhadap agamanya, kini bisa meng-absorbsi nilai-nilai pasangannya yang anti Tuhan, dan begitu pula sebaliknya, yang kini dapat hidup rukun di dalam sebuah rumah tangganya, tetapi akan menjadi ancaman yang sangat serius bagi Bangsa Indonesia.

Patahnya thesis di atas, sebenarnya sudah diantisipasi oleh lagi-lagi Bung Karno Bapak Bangsa Indonesia. Yang akan menimbulkan pembicaraan panjang mengenai Radikalisme Agama dan Radikalisme Komunisme.

Sementara Agama Kapitalis sudah lahir jauh lebih dahulu, yang sayangnya tidak kita sadari. :)

Sapto Satrio Mulyo

Profil Sapto Satrio Mulyo


Judul Asli : Caleg Sersan... Sapto Satrio Mulyo, Caleg DPR RI partai Nasdem, Dapil Jabar 5 | Sumber : https://www.indonesiamandiri.web.id/search?q=Caleg+Sersan...+Sapto+Satrio+Mulyo

Caleg DPR RI partai Nasdem, Dapil Jabar 5 No. 8

Bogor, (IndonesiaMandiri) - Pria santai ini, sesungguhnya adalah tipe orang yang serius dan pekerja keras. Hal ini dapat dilihat dari Curiculum Vitae (CV) yang padat dengan berbagai macam aktivitas positifnya.

Sapto Satrio Mulyo, nama pria sersan (Serius tapi Santai) ini, sesungguhnya penuh dengan berbagai penugasan. Saat ini dirinya terdaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI, dari Partai Nasdem, Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat (Jabar) 5 No. Urut 8, yang meliputi wilayah kabupaten Bogor, membawahi 40 Kecamatan.

Berbagai penugasan, atau pekerjaan pernah dilaksanakannya, Sapto - panggilan akrabnya, pernah menduduki posisi sebagai Kasubdit Kejahatan Teknologi, di BIN, tahun 2002 silam, dan tahun 2004 ia memulai karirnya sebagai Diplomat di KBRI Berlin Jerman.

Tidak sampai di situ, dirinya termasuk salah satu anggota Tim Analis dalam Satgas Operasi Pengungkapan Pelanggaran terhadap Pengiriman, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. Setelah Operasi tersebut, dibentuklah sebuah badan yang khusus menangani TKI dengan berbagai pernak-pernik permasalahannya, badan itu kini dikenal dengan nama BNP2TKI.

Selain memiliki berbagai pengalaman, caleg yang hobby musik dan baca ini, juga pernah menerima Tanda Penghargaan dari dalam dan luar negeri, antara lain; penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun yang di terimanya pada tahun 1999, dan dari luar negeri "Outstanding Performance and Great Contribution, from Fu Hsing Kang College", pada tahun 1992 dari pemerintah Taiwan.

Mengingat saat remaja dirinya juga sebagai penggiat Music Indie. Ia pun tidak melupakannya, bersama kawan-kawannya, hingga saat ini terus mendorong Kreatifitas Remaja Kabupaten Bogor ke arah yang positif, dengan membangun wadah Radio Streaming yang diperuntukan bagi teman-teman remaja yang berada di jalur Music Indie.

Penggiat sejarah, dan pencetus Komunitas Tanah Impian ini menyatakan, bahwa bagi dirinya berbuat untuk masyarakat, bangsa dan negara, harus memiliki kemauan, dan kepedulian, serta empati akan nasib masyarakat, bangsa dan negara itu sendiri, pungkasnya.

Berangkat dari pemikirannya di atas tersebut, melalui pencalegannya, Sapto menyatakan sikap tegas, untuk mengembalikan kearifan lokal sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dimana Kabupaten Bogor, sebagai Dapilnya akan di jadikan sebagai gerbang awal, menuju tatanan masyarakat yang berkearifan lokal.

Dengan latar belakang pengalaman yang dimiliki oleh Sapto Satrio Mulyo, diiringi komitmennya untuk mengembalikan nilai kearifan lokal sebagai landasan utamanya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semoga ini akan lebih melengkapi salah satu sumbangsihnya di Kabupaten Bogor yang sudah dimulainya sejak tahun 2013, dengan mengumpulkan, dan membagi informasi mengenai kesehatan cara alami pada www.bogorsehat.web.id, sebagai awal kerja nyatanya untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor yang berkearifan lokal.

Jadi,  jika kelak Sapto Satrio Mulyo terpilih sebagai anggota DPR RI, maka Kabupaten Bogor akan diperjuangkan sebagai gerbang awal untuk mengembalikan nilai-nilai kearifan lokal, yang sesungguhnya menjadi landasan utama pola berinteraksi Masyarakat, Bangsa, dan Negara Indonesia.

Visi Misi Sapto Satrio Mulyo

VISI 
Menciptakan Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram).

Sejahtera secara ekonomi, Aman dari berbagai ancaman / konflik, dan Tentram perasaannya.

MISI
Mengelola Potensi SDA dan SDM yang ada di Kabupaten Bogor, dengan cara Kembali ke Kearifan Lokal, sehingga SDA dapat terus dimanfaatkan secara Optimal, tetapi tidak Mengeksploitasinya, sehingga tidak merusak Lingkungan Hidup itu sendiri.

Penjelasan
Visi Misi yang tampak sederhana seperti yang pernah di tulis di www.tagarbogor.web.id, juga di www.partainasdem.id, sebenarnya adalah suatu lompatan restorasi yang memang sudah harus dilakukan secara menyeluruh.

Hal ini mengingat, sebuah pembangunan Bangsa tidak bisa melulu dilihat dari pembangunan fisiknya saja, tanpa dilandasi oleh SDM yang mengenal dan mengerti lingkungannya sendiri, atau didasari oleh ideologi yang memang kita yakini sejak dahulu, yakni Pancasila.

Menjalankan Pancasila tanpa dibarengi prilaku Kearifan Lokal, ibarat menjalankan mobil bermesin bensin, tetapi diisi dengan minyak tanah. Olehkarenya, saya dari jauh-jauh hari sudah mengisyaratkanya dengan membangun sebuah komunitas Tanah Impian, yang gunanya untuk mendorong restorasi tersebut di atas.

Sementara jika kita menengok sedikit kebelakang, dimana masyarakat kita masih sangat kental dengan pola Gotongroyong (Kearifan Lokal), kita tidak mengenal apa yang namanya sejatinya manusia diukur dengan uang, yang kini sedang terjadi di Indonesia.

Dengan dukungan pola pikir Partai Nasdem "#NasdemAntiMahar", saya merasa yakin "Kembali ke Kearifan Lokal" bukanlah sebuah mimpi, tetapi sebuah harapan yang dapat direalisasikan.

Sebagai wujud nyata dari apa yang saya ingin terapkan, saya pun telah mempersiapkan, tentunya dibantu oleh teman-teman komunitas Tanah Impian, sebuah kerangka berfikir dengan motto Berjuang dengan Sejarah, yang melahirkan perpustakaan.tanahimpian.web.id. Di situ Anda dapat melihat besarnya Bangsa kita, dan akan kembali menjadi besar, saat kita sadar Sejarah, sehingga menambah keinginan dan semangat kita untuk kembali menerapkan Kearifan Lokal.

Jika Perpustakaan Tanah Impian sebagai bentuk pengenalan sejarah Bangsa, pada akhirnya diharapkan dapat menumbuh kembangkan rasa kebangsaan, berdasarkan nilai-nilai atau norma-norma yang berkembang dalam Budaya kita sendiri.

Sementara saya pun, mencoba untuk menyajikan pengetahuan pengobatan yang dapat kita temui di lingkungan kita sendiri, dan tanpa efek samping, daripada kita menggunakan obat-obatan kimia yang memiliki efek samping. Obat-obatan alami tersebut bisa Anda dapatkan di Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram). Sejahtera secara ekonomi, Aman dari berbagai ancaman / konflik, dan Tentram perasaannya.

Tidak lupa saya pun membuat sebuah lagu untuk Sobat Mileinial, yang tentunya dibantu oleh teman-teman Komunitas Tanah Impian, dengan judul "Sang Saka", untuk mengingatkan kita pada besarnya Bangsa Kita dahulu, yang diporakporandakan oleh perang merusak Mental melalui infiltrasi dan perusakan Sejarah Bangsa,



Foto - Dok Pribadi

Motivasi Sapto Satrio Mulyo


Motivasi saya menjadi Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jabar V (Kabupaten Bogor) Jawa Barat Periode 2019-2024 adalah mengantarkan agar Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram) dengan tentunya kembali ke Kearifan Lokal. 

Jika menjadikan Bogor Sehat dapat terwujud, maka akan lebih mudah mewujudkan Indonesia yang Berkearifan Lokal. Selain dari penataan perekonomian yang dapat menjadi Gemah RIpah Loh Jinawi yang tentunya juga berkeadilan. Dari sisi interaksi masyarakat pun, kita tidak akan mengenal lagi kerusuhan-kerusuhan yang bersifat SARA, karena modal sosial insan yang Berkearifan Lokal tidak pernah merasa Jumawa. 

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah, saat kita berfikir bagaimana caranya agar gagasan kita tersebut di atas dapat diwujudkan, dan diterapkan, maka kita pun harus berada dalam lembaga yang menggodok dan mengesyahkan Undang-udang sebagai penyangga jalannya sistem yang akan kita arahkan.  Untuk itulah izinkan saya untuk menjadi seorang Anggota DPR RI, agar kiranya dapat mewujudkan Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram)

Sejahtera secara ekonomi, Aman dari berbagai ancaman / konflik sosial, dan Tentram lingkungan hidupnya
 .
Pertanyaannya mengapa baru sekarang saya menjadi caleg? Jawabanya, karena baru kali ini ada Partai Politik dengan yargon "Politik Tanpa Mahar" dan kenyataannya benar-benar tanpa mahar. Sampai lolos DCT bahkan hingga kini, saya tidak pernah dimintakan uang dengan alasan apapun, bahkan 1 rupiah pun tidak.

Dari habitat yang Sehat, akan melahirkan kader yang Sehat pula. Culture Company Partai yang rusak pasti akan melahirkan kader-kader yang rusak pula.

Dengan mengucap Basmalah, semoga saya Amanah, Amin...

Sapto Satrio Mulyo

Program Kerja Sapto Satrio Mulyo

Yang sudah saya kerjakan dan akan terus saya kerjakan, antara lain :

 - Obat Alami, dari 2 Juni 2013, membagi informasi mengenai Kesehatan Alami di Kabupaten Bogor, melalui Bogor Sehat

- Music Indie, dari 2 Juni 2016, menyediakan wadah untuk berekspresi dan promo lagu-laguu mereka yang mengambil jalur Music Indie kaula Kabupaten Bogor, di Bogor Indie Streaming


- UMKM, dari 8 Januari 2017, turut mempromosikan produk-produk UMKM dan para Wirausaha yang ada di Kabupaten Bogor, secara cuma-cuma melalui Laman Iklan

- Dan masih banyak lagi, yang mungkin dapat saya kerjakan untuk menuju Bogor Sehat (Sejahtera Aman Tentram), dengan Kembali ke Kearifan Lokal

Bagi Kabupaten Bogor jika saya terpilih, maka saya akan turut mendorong, mengarahkan dan mengawal agar terwujud visi misi Gubernur Provinsi Jawa Barat Periode 2018-2023, antara lain :
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal pemekaran Kabupaten Bogor menjadi 3 (tiga) Kabupaten yakni Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Bogor Barat dan Kabupaten Bogor Selatan;
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal peningkatan kemampuan manajemen pertanian yang berkearifan lokal bagi Petani, agar hasil pangan di Kabupaten Bogor meningkat secara sehat
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal lembaga terkait agar lebih gencar mempromosikan hasil pertanian dan industri Kabupaten Bogor, secara domestik maupun internasional. Dengan mengadakan penyuluhan terhadap standar produksi, serta manajemen produksi, sehingga laku di pasaran internasional.
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal bagi lahirnya wirausaha baru di bidang Agro bisnis dan Agro Wisata,  serta mendorong kemudahan berbisnis bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejalan dengan program mengurangi angka kemiskinan.
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal peningkatan status guru honorer untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal peningkatan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal pertumbuhan perindustrian pertambangan yang ramah lingkungan, dan transportasi. Salah satunya jalur khusus tambang di Parung Panjang yang dapat langsung menuju Tangerang tanpa melintasi pemukiman warga
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal pembangunan jalan di Kabupaten Bogor, sehingga melancarkan trasnportasi distribusi barang produksi di Kabupaten Bogor.
  • Mendorong, mengarahkan dan mengawal merevitalisasi Pasar-pasar di Kabupaten Bogor menjadi pasar yang lebih sehat secara distribusi dan perekonomian. Salah satunya Pasar Cisarua menjadi Pasar yang sehat.
  • Menjalin komunikasi dengan konstituen yang tergabung dalam PAKU NASDEM (Paguyuban Konstituen Partai NasDem) Kabupaten Bogor. Sehingga saat reses, dapat melaksanakan kegiatan beserta konstituen maupun masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya.
Secara Nasional, turut mendorong, mengarahkan dan mengawal bagi terwujudnya visi misi Pemerintah Republik Indonesia, Periode 2019 - 2024, antara lain :
  • Melaksanakan fungsi Legislasi, Anggaran dan Pengawasan
  • Menampung, menghimpun, dan menyerap aspirasi masyarakat, sebagai bahan acuan bagi pengajuan rancangan undang-undang, maupun pengawasan
  • Sebagai tanggung jawab kepada konstituen maupun masyarakat Indodnesia pada umumnya, maka saya akan mempublikasikan aktivitas capaian dan perolehan saya melalui www.saptosatriomulyo.web.id
Yang sudah saya lakukan untuk Bogor

Apa itu Kearifan Lokal?

Gambaran Umum

Kearifan Lokal lahir dari sebuah masyarakat, atau suku bangsa, yang secara turun-temuruh menempati dan memiliki suatu wilayah, sebagai tempat hidupnya, atau yang disebut sebagai Hak Ulayat, yang juga merupakan tempat sumber-sumber daya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Norma-norma dalam Kearifan Lokal adalah hasil dari proses konstruksi budaya, yang berorientasi pada berbagai kekayaan budaya setempat, yang tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat tersebut, kemudian dikenal, diperayai, dan diakui sebagai norma-norma utama, dalam rangka menjalin interaksi sosial, dalam menjawab tatanan hidup sehari-hari secara holistik, sehingga Kearifan Lokal mampu mempertebal kohesi sosial diantara mereka.

Namun demikian, Karifan Lokal tidak hanya sebatas pada apa yang dicerminkan dalam metode dan teknik pemberdayaan masyarakat saja, tetapi juga termasuk didalamnya adalah sebuah pemahaman, persepsi, dan bahkan suara hati yang berkaitan dengan interaksi sosial secara holistik.

Proses Pembentukkannya
Harus diakui, bahwa proses masyarakat menuju pada pembentukan norma-norma Kearifan Lokal, berjalan dengan waktu yang panjang pada sebuah suku bangsa / masyarakat. Untuk memahaminya lebih mendalam, kiranya hanya melalui pemahaman sejarah budaya sebuah suku bangsa / masyarakat, yang akan dapat menjawabnya.

Singkat kata, Kearifan Lokal sebuah suku bangsa / masyarakat, tidaklah dibuat dalam sehari semalam, tetapi sudah melalui proses uji coba alami, yang pada akhirnya menjadi konsensus bersama oleh seluruh masyarakat tersebut, sehingga penerapannya pun berlangsung secara alami.

Penerapannya
Jika dikaitkan dengan kekinian, dengan adanya pembangunan dan modernisasi suatu daerah, yang menyangkut masalah-masalah sosial, budaya, ekonomi, politik. Tetap saja hal ini tidak dapat terpisahkan dari kondisi tatanan geografis dan sosial budaya daerahnya.

Melihat lebih jauh lagi, bahwa Pancasila sebagai landasan ideal, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, adalah merupakan rangkuman dari nilai-nillai Luhur Bangsa Indonesia yang digali oleh Founding Father Bangsa Indonesia. 

Jadi dapat juga dikatakan bahwa nilai-nilai tersebut di atas adalah hasil rangkuman dari norma-norma Kearifan Lokal yang sudah terlebih dahulu diterapkan oleh Leluhur kita. 

Hanya saja, Pancasila merupakan hasil rangkuman yang menjadikan filosofi Kearifan Lokal lebih sistematis.


Kesimpulan
Dengan menjalankan Kearifan Lokal, berarti kita dapat mengoptimalkan seluruh SDA dan SDM dalam negeri secara arif dan bijaksana. Pada akhirnya masyarakat akan Sejahtera secara ekonomi, Aman dari berbagai ancaman / konflik sosial, dan Tentram lingkungan hidupnya

Oleh karenanya dengan kembali ke Kearifan Lokal, kehidupan kita akan menjadi "Sehat" (Sejahtera Aman Tentram)

Saya pikir tidak berlebihan jika saya ingin mengantarkan Kabupaten Bogor menjadi Bogor Sehat - untuk awal pengabdian saya di DPR - RI.

Catatan :
Pada kesempatan ini, sengaja saya tidak menjelaskannya apa itu Kearifan Lokal secara panjang lebar.

Yuk..kenali lebih jauh siapa, Sapto Satrio Mulyo, Caleg DPR RI partai Nasdem, Dapil Jabar 5,

Sapto Satrio Mulyo, Caleg DPR RI Partai Nasdem, Dapil Jawa Barat 5, wilayah Kabupaten Bogor
Bogor, (Depokini) - Pria berzodiak Gemini ini, ternyata mempunyai perjalanan karier yang panjang dan membuat orang yang membaca Curiculum Vitae (CV) dirinya pasti berdecak kagum, dan kata yang terucap adalah "ga nyangka ya.." dan itu bukan hoax, that is real - ini benar.

Sapto Satrio Mulyo, demikian nama pria bersahaja yang sarat dengan berbagai penugasan. Ia kini terdaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI  dari Partai Nasdem, Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat (Jabar) 5 yang meliputi wilayah kabupaten Bogor.

Berbagai penugasan atau pekerjaan pernah di embannya, Sapto - demikian panggilan akrabnya pernah menduduki posisi sebagai Kasubdit Kejahatan Teknologi, di BIN, tahun 2002 silam, pos Diplomat pun pernah diembannya, pada KBRI Jerman antara tahun 2004 hingga 2006.

Bahkan sang Caleg Nasdem ini termasuk salah satu anggota Tim Analis dalam Satgas Operasi Pengungkapan Pelanggaran terhadap Pengiriman, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri., Dari hasil Operasi tersebut, dibentuklah sebuah badan yang khusus menangani TKI dengan berbagai pernah-pernik permasalahannya, badan itu kini dikenal dengan nama BNP2TKI. 

Selain sarat dengan pengalaman, caleg yang hobby musik dan baca ini, juga pernah menerima Tanda Penghargaan dari dalam dan luar negeri, diantaranya, penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun yang di terimanya pada tahun 1999 dan yang lainnya adalah Outstanding Performance and Great Contribution, from Fu Hsing Kang College, pada tahun 1992

Meski usianya kini tidak muda lagi, penggiat sejarah dan pencetus Komunitas Tanah Impian ini menyatakan bahwa, baginya berbuat demi masyarakat, bangsa dan negara tak kenal usia tua atau muda, yang utama adalah adanya kemauan dan rasa kepedulian akan nasib masyarakat, bangsa dan negara, kata Sapto. 

Beranjak dari filosofi itulah, melalui "jembatan" pencalegannya, Sapto menyatakan sikap tegasnya untuk mengembalikan kearifan lokal sebagai soko guru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan Kabupaten Bogor sebagai Dapil nya akan di jadikan sebagai gerbang awal menuju tatanan masyarakat yang berkearifan lokal.

Menilik saratnya pengalaman yang dimiliki oleh Sapto Satrio Mulyo, di tambah komitmennya untuk mengembalikan nilai kearifan lokal sebagai soko guru dalam peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, tentunya hal ini merupakan keberkahan tersendiri, bukan saja bagi Partai Nasdem yang telah mendapuknya menjadi Caleg DPR RI Dapil Jabar 5 tetapi juga bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, yang jika kelak Sapto Satrio Mulyo terpilih melanggeng ke gedung DPR RI, maka Kabupaten Bogor akan diperjuangkan sebagai gerbang awal pengembalian kearifan lokal sebagai soko guru dalam peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sapto Satrio Mulyo.., sungguh Rruuaarrr Biiaassaaa...
(MasGatot)

Sumber : http://www.depokini.web.id/2018/11/yukkenali-lebih-jauh-siapa-sapto-satrio.html
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Bogor yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram (Sehat)

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram )