Langkah ke 8 Sapto Satrio Mulyo Komunitas Tanah Impian - Sapto Satrio Mulyo

Sapto Satrio Mulyo
Calon Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Jawa Barat V
(Kabupaten Bogor) Nomor Urut 8

Komunitas Tanah Impian

Komunitas Tanah Impian saya cetuskan pada tahun 2010, dimana saat itu saya merasa prihatin terhadap pemuda / pemudi Indonesia yang tidak suka dengan Sejarah pada umumya, dan Sejarah Nusantara pada khususnya.

Dengan memulai mencari bahan, menyusun bahan sesuai lini masa, hingga merancang template yang ingin saya gunakan.

Hingga sampai pada rancanangan template sederhana, namun mudah dicerna, yakni dengan Menu Tahun, dimana Menu sebelah Kiri adalah menurun dari tahun 1 Masehi ke Sebelum Masehi, sementara Menu sebelah Kanan adalah menurun dari tahun 1 Masehi ke Tahun Teranyar.

Demikianlah awalnya, saya membuat Komunitas ini, yang sebenarnya tidak sengaja saya buat.

Selanjutnya, mulai banyak teman-teman yang suka dengan Sejarah, mulai merapat, dan kami sering berdiskusi.

Dengan berjalannya waktu, ternyata ada dari teman-teman yang pindah ke tempat lain, juga ternyata mereka tetap konsisten ingin menularkan Sejarah Nusantara dengan merujuk pada Perpustakaan Tanah Impian yang saya kumpulkan bahan" nya dan tulis sendiri, dengan beberapa dibantu oleh kontributor, yang meng email saya berbagai data.

Perpustakaan Tanah Impian bukanlah Perpustakaan Offline, melainkan Perpustakaan Dunia Maya (Online).

Bersyukur meski Komunitas ini tidak secara resmi kami data keanggotaannya, namun dari tiap-tiap cluster, mereka selalu berbagi jumlah keanggotaannya.

Moto kami : "Berjuang dengan Sejarah" 

Sementara Logika Berfikir kami : "Sejarah Tanpa Tahun adalah Dongeng Belaka"

Hal ini untuk menjadi pengingat kita, agar jika ada yang cerita Sejarah, maka teman-teman dari Komunitas secara langsung menanyakan "Itu Tahun Berapa Kejadiannya"

Bersyukur dengan 2 Alat Bantu di atas (Moto dan Logika Berfikir), banyak sudah "Kebohongan Sejarah" yang terungkap di seputaran mereka.

Langkah selanjutnya, setelah 2 Alat Bantu tersebut sudah melekat, maka mereka mulai memakai logika, saat ditunjukan tempat dan benda bersejarah. Logika itu akan menjawab tua tidaknya benda purbakala di seputar mereka, valid tidaknya benda purbakala di seputar mereka, dst...

Sapto Satrio Mulyo | Semoga Bermanfaat
Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Sebuah pola kehidupan peninggalan Leluhur kita yang banyak dilupakan. Sejatinya, Kearifan Lokal tidak bertolak belakang dengan Modernisasi, tetapi justru sebagai rel atau pijakan kemana arah Bangsa ini akan berlabuh dengan Sehat

Bogor yang ber-Kearifan Lokal, pasti lebih maju, Sejahtera Aman Tentram (Sehat)

Bogor Sehat (Sejahtera, Aman dan Tentram )